user-photo
Voice Of Borneo

REOT, Rapper Bahasa Nusantara Asal Pontianak

Spread the love

Voice Of Borneo – Berkenalan dengan rapper bahasa nusantara asal Pontianak, REOT (Resident End of Time) yang beranggotakan dua orang, yaitu Joe Da Flash dan Emend RMK. REOT terbentuk pada tahun 2015 dan hingga kini aktif berkarya. Lagu-lagu REOT banyak bercerita tentang masalah pribadi misalnya perang hati, teman makan teman, hingga kritik sosial seperti fenomena latah gadget di lingkungan masyarakat, ada juga lirik-lirik yang isinya campaign agar masyarakat lebih peduli pada alam.

Saat diajak mengobrol tentang musik, REOT yang diwakili Joe mengungkapkan jika mereka cukup fleksibel dalam mengesplorasi musik. Tahun 2015, tepatnya 20 April REOT mengeluarkan album pertama.  Jika album pertama mereka agak menyimpang dari music digital karena lebih ke real music, maka ada rencana di tahun depan di mana mereka akan mengeluarkan album baru, musik yang digunakan akan diubah total.

Sampai saat ini mereka sudah memiliki 10 lagu, ada dua lagu hasil kolaborasi dengan rapper dari Kuching, Malaysia yang menggunakan bahasa Melayu campuran.

REOT yang tergabung dalam komunitas Rapper se Kalbar berharap agar apresiasi terhadap karya-karya musik anak Kalbar semakin tinggi, karena sama seperti yang lainnya dia juga merasakan minimnya apresiasi dari masyarakat.

Seperti lagu-lagu Rap pada umumnya yang memiliki lirik-lirik maut, REOT juga memiliki nyawa dalam hal ini. Rap yang berarti rima atas puisi benar-benar diaplikasikan dengan kekayaan bahasa di Kalbar. Mereka memadu-madankan bahasa Melayu yang berada di tiap-tiap daerah di Kalbar, bahkan juga bahasa Dayak. Rap yang lekat dengan bahasa jalanan diangkat marwahnya.

Joe berharap lagu-lagu yang mereka buat bisa memberi dampak baik pada pendengarnya. Untuk mengikuti kegiatan bermusik REOT silakan melihat akun instagramnya @reotwbc.


Tinggalkan Balasan