user-photo
Voice Of Borneo

Surya Ismeth, Musik Adalah Pelangi

Spread the love

Voice Of Borneo – “Musik itu seperti pelangi, indah. Musik juga seperti pisau, bisa memotong atau membunuh. Musik itu lebih berbahaya dari senjata. Musik bisa ditemui di mana saja, dari mana saja, dari suara burung, angin, pepohonan, atau air yang mengalir.” begitulah narasi yang diucapkan Surya Ismeth ketika diajak mengobrol tentang musik.

Pemuda yang 16 tahun menjajal panggung musik bersama Capain Jack ini memilih keluar di tahun 2016 dan mulai bermusik sendiri. Tahun ini dipilhnya menjadi tahun yang akan dihabiskan dengan aktivitas bermusik yang lebih intens, meski sebelumnya sejak tahun 2009 dia telah merilis single, tidak banyak yang mengetahuinya karena tidak gencar publikasi.

Sampai saat ini ada lima lagu yang telah dikeluarkannya, yaitu Alur Waktu, Kontemplasi, Memulai Lagi, Temui Aku di Waktu Senja, dan Maaf Jika Aku Menolak. Rencananya tahun ini dia akan merilis mini album.

Meski banyak yang memberi apresiasi dan respon positif pada karyanya, masih ada yang menyematkan embel-embel Captain  Jack pada dirinya, dia tidak mempermasalahkan itu karena tidak bisa dipungkiri, 16 tahun bersama jelas membuat masyarakat lebih akrab melihatnya berada di balik band rock alternatif asal Yogyakarta itu. Namun dengan karya-karyanya saat ini dia ingin mengungkapkan bahwa dia kini sudah berjalan sendiri.

Memilih berkarya sendiri dan berpisah dari band diakuinya tidak mudah, namun dia sudah memulainya, baginya musik itu anugerah dan dia akan terus berkarya melalui musik. Mengungkapkan berbagai pesan dan kesan tentang kehidupan melalui lirik. Dia memilih tidak mengkotak-kotakkan musik, karena itu sulit untuknya menemukan jawaban saat ditanya apa aliran musiknya. Dia menyerahkan semuanya pada pendengar, tugasnya adalah memetik gitarnya dan melantunkan bait-bait yang telah dia buat.

“Seperti makna lagu Alur Waktu yang berbicara tentang kepasrahan dalam berjuang, pasrah namun tidak menyerah, selama kita berpikir positif tentang sesuatu, pasti hal itu akan datang. Begitu pula dalam berkarya,” ucapnya.

Untuk musisi di Pontianak, dia berharap lagu-lagu yang dibuat bisa memberikan wawasan pada pendengarnya, liriknya tidak hanya memanjakan tapi juga mengajak orang untuk berpikir, punya aspek psikologis yang membangun, dan mengubah pola pikir.

Beberapa lagu Surya Ismeth dapat dinikmati di SoundCloud atau youtube Surya Ismeth, aktivitas bermusiknya juga bisa diikuti di instagram @suryaismeth , Facebook Surya Ismeth.


Tinggalkan Balasan