user-photo
Voice Of Borneo

Ujakng Symphony, Lestarikan Budaya dengan Alat Musik Tradisional

Spread the love

Voice Of Borneo – Bicara tentang Borneo pasti tidak lepas dari seni dan budaya yang mengikatnya, termasuk instrumen alat musiknya. Salah satu alat musik khas dari Kalimantan adalah sape’. Alat musik petik ini memiliki suara yang menawan, belakangan muncul banya musisi yang menggunakan sape’ dalam setiap penampilannya.

Di Pontianak, beberapa anak muda yang mencintai musik dan budaya berkumpul untuk memainkan alat musik sape’. Mereka membentuk grup sape’ dan menamai diri sebagai Ujakng Symphony.

Ujakng Symphony diisi oleh tujuh pemuda yang hanya bermain sape’ tanpa ada campuran alat musik lain, mereka adalah Freddy, Fery, Simon, John, Day, Bajeng, dan Supar.

Grup Sape’ ini baru dibentuk 4 Januari 2018, namun sejak terbentuk mereka terbilang cukup aktif melibatkan diri dalam berbagai panggung, entah itu gigs atau menghadiri acara-acara adat di beberapa daerah sekitar Pontianak. Saat ini  mereka sudah mengcover empat lagu di antaranya lagu Ape’ Leto, Dot Diot, dan Leleng.

Ketika ditemui saat menghadiri event Voice of Borneo, mereka mengungkapkan rencana untuk membuat instrumen sendiri dan saat ini sedang mengupayakannya. Dengan jumlah personil yang ramai nada-nada yang dihasilkan dari petikan sape’ mereka juga beragam. Masing-masing memetikkan melodi yang berbeda sehingga suara yang terdengar cukup menarik.

Meski alat musik sape’ kental dengan suku Dayak, dalam grup sape’ Ujakng Symphony pemainnya cukup beragam. Dua personilnya bersuku Melayu, namun kepiawaian mereka memetik senar sape’ tidak usah diragukan. Di antara mereka ada juga pembuat sape’ yaitu Bajeng dan Day, kecintaan mereka pada budaya Dayak membuat mereka ingin memperkenalkannya pada masyarakat luas.

Mereka ingin alat-alat musik tradisional seperti sape’ tidak hilang ditelan jaman, dengan kehadiran pelaku seni yang mau terlibat langsung menjaga tradisi, mereka yakin budaya yang telah diturunkan oleh nenek moyang dari masa ke masa bisa terus dikenal oleh generasi mendatang. Mereka ingin sape’ eksis, sama seperti harapan mereka agar Bujakng Symphony bisa eksis meski baru merintis.

Mereka juga berharap agar anak-anak muda lainnya bisa berkontrobusi melestarikan budaya dengan cara yang kekinian sehingga bisa diterima oleh semua kalangan.Untuk melihat aktivitas bermusik Ujakng Symphony bisa mengintip akun instagram @ujakng_symphony atau jika tertarik melibatkan mereka dalam acara musik bisa menghubungi narahubung di 089689312844.


Tinggalkan Balasan