user-photo
Voice Of Borneo

Ujang Project, Ensamble Music Kaya Rasa dari Pontianak

Spread the love

Voice Of Borneo – Menyelami lebih banyak skena musik di Pontianak, kali ini kita berkenalan dengan Ujang Project sebuah ensamble music penuh warna yang baru saja dibentuk awal tahun 2018.

Ujang Project turut berpartisipasi dalam event Voice of Borneo, mereka tampil semarak dengan jumlah pemain yang tidak sedikit dan masing-masing membawakan instrumen musik berbeda.

Kelompok musik yang dibentuk oleh beberapa mahasiswa seni di Untan ini diisi oleh banyak personil, yaitu:

Zacky memainkan kontra bass, Angga bermain tabla, Reza memainkan gambus, Kadek bermain suling, Ardi bermain cello, Nanda memgang cajon, Okta darbuka, Angga tabla, Irvan bermain viola, dan violin dimainkan oleh Amal, Ya’, serta Arisko.

Perpaduan suara dari beragam alat musik ini menghasilkan melodi yang indah, salah satu instrumen yang Ujang Project bawakan saat tampil di panggung Voice of Borneo adalah Superior eternal dari David Yosef.

Saat diajak berbincang usai tampil mereka mengucapkan rasa puas karena diberi kesempatan menghibur penonton. Mereka yang bermusik karena menyukainya mengaku belum memiliki target dalam berkarya, sampai saat ini mereka memandang musik ensamble sebagai bagian dari porses yang harus mereka lalui. Awalnya banyak di antara mereka yang menyibukkan diri dengan ngeband, namun belakangan beralih ke instrumen, mereka mencoba hal yang dulunya dianggap sulit dan rumit.

Ensamble juga dipilih karena sangat fleksibel, jika satu orang tidak bisa bermain maka masih ada alat musik lainnya sehingga tidak ada kekosongan dalam musik. Impian mereka adalah melihat struktur band besar bisa dimainkan banyak orang di Pontianak, di banyak tempat umum sehingga keindahan musik benar-benar bisa terdengar. Karena menurut mereka memainkan beragam alat musik seperti ini berarti membangkitkan kembali proses mendengar karena umumnya penikmat musik sering terlibat secara notasi padahal telinga juga perlu dilatih untuk mendengarkan.

Sebagai kelompok musik yang baru, mereka berharap industri musik di Kalbar semakin terbuka dengan ruang lingkup musik apapun. Mereka menyadari bahwa Ujang Project hanyalah satu di antara banyaknya kelompok musik yang berusaha memberikan warna baru bagi musik di Kalbar.

 


Tinggalkan Balasan