user-photo
Voice Of Borneo

Geliat Literasi dari Kalbar Membaca

Spread the love

Voice Of Borneo – Melihat geliat literasi di Kalimantan Barat kita patut acung jempol karena di tengah rendahnya kepercayaan diri mengenai tingkat literasi masyarakat Kalbar, ada orang-orang yang tetap tabah merawat semangat untuk menyebarkan ilmu pengetahuan dan meningkatkan baca tulis.

Ada beberapa anak muda yang memiliki kepedulian pada tingkat baca tulis di Kalbar dan mendirikan komunitas Kalbar Membaca. Komunitas ini berdiri dua tahun yang lalu, tepatnya 21 April 2016, bersamaan dengan Hari Kartini diketuai oleh Varli Pay Sandi.

Kalbar Membaca rutin mengadakan berbagai kegiatan baca tulis di Pontianak dan daerah sekitarnya seperti Mempawah, mereka memiliki agenda rutin yaitu NGOPI (Ngobrol Penulis, ngobrol puisi, ngobrol pegiat literasi) yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan. Anggota komunitas ini datang dari beragam latar belakang, mulai dari mahasiswa hingga pekerja.

Mereka juga membuat gerakan literasi sekolah serta membangun pojok atau pondok baca. Gerakan literasi sekolah ini tidak hanya diadakan di Pontianak tapi juga ke daerah-daerah pedalaman seperti Peniti, Sekadau, maupun Landak.

Semangat anak-anak muda ini patut diapresiasi, tak jarang mereka mengalami kendala, mulai dari jumlah buku yang terbatas hingga terbatasnya jumlah anggota untuk menggerakkan program-program mereka. Seperti yang diungkapkan oleh ketua komunitas, Pay.

“Kalbar membaca sama masalahnya dengan yang lain. Untuk menenggelamkan orang ke dunia buku itu masih jadi PR kita. Musuh kita teknologi, bukan orangnya, khususnya game,” tuturnya.
Dia berharap para pengiat literasi yang lain bisa saling rangkul dan berjalan bersama agar minat baca tulis di Kalbar berkembang dan meningkat.

Jika tertarik bergabung, menyumbang buku, atau sekadar melihat-lihat kegiatan Kalbar Membaca silakan follow akun Instagram @kalbarmembaca atau mengirim surel ke kalbarmembaca15@gmail.com.

 


Tinggalkan Balasan