user-photo
Voice Of Borneo

Coffternoon, Lirik Penuh Rima

Spread the love

Voice Of Borneo – Satu lagi band asal Pontianak yang lagu-lagunya enak untuk didengarkan, nama mereka juga cukup dikenal di luar.

Coffternoon artinya coffee in the afternoon, lahir dari rutinitas ngopi yang hampir dilakukan setiap sore usai latihan teater karena mulanya personil Coffternoon merupakan orang-orang yang aktif di seni peran.  Coffternoon diisi oleh Wing sang vokalis yang merupakan pelaku seni drama panggung dan empat orang pengiring musik teater yaitu Ajir, Peri, Ridho, dan Juan.

Mereka mencoba menggabungkan kesenangan menulis dan bermusik, mengemasnya dalam lagu-lagu yang mempertahankan cerita layaknya dialog dalam drama, rapi dan berirama. Namun seiring waktu, perombakan personil dilakukan karena kesibukan masing-masing. Posisi perkusi  yang sebelumnya diisi Ridho dengan darbukanya, diganti oleh Paton dengan cajon. Haris menggantikan Peri sebagai bass, kemudian iringan melodi utama yang awalnya dihiasi warna  suara akerdon digantikan dengan gesekan biola Yoga, personel terdahulu sebelum sekarang ditempati oleh Galih.

Sang vokalis, Wing mengungkapkan lirik-lirik lagu Coffternoon banyak dipengaruhi oleh lagu-lagu Ebiet G ade dan dialog-dialog dalam naskah drama. Ada yang khas dari lagu Coffternoon, liriknya penuh rima, romansa dalam kehidupan manusia; penantian, harapan, keputusasaan, ketiadaan, dan kebahagiaan. Sedangkan genre, dia menyebut Coffternoon tidak berpaku pada satu genre, tidak ada batasan dalam penciptaan sebuah karya.

Saat ini Coffternoon sudah merilis satu album yang berisi 11 lagu dan dua single. Dalam waktu dekat mereka akan merilis satu album dengan 10 materi lagu.

Dia menyampaikan harapannya agar industri musik di Pontianak bisa berkembang ke arah yang positif. Lebih banyak lagi pelaku seni musik yang menelurkan karya karena menurutnya industri mungkin baru akan terbentuk namun secara materi musik-musik di Pontianak dikatakannya sudah semakin kaya dan layak jual. Agar industri musik Pontianak berkembang perlu kerjasama berbagai pihak, bukan cuma pelaku seni tapi juga pihak penyelenggara event, penikmat musik, sponsor dan stakeholder lainnya.

“Semua harus punya satu pandangan bahwa dalam penciptaan karya yang tidak sembarangan, perlu banyak hal untuk dikuras,’ ujarnya.

Saat ini karya-karya Coffternoon bisa dinikmati di iTunes, Joox, Spotify, dan Deezer.

Untuk mengetahui aktivitas bermusik  Coffternoon atau informasi lebih mengenai mereka silakan follow Instagram @coffternoon twitter, soundcloud, facebook dan youtube dengan nama yang sama.


Tinggalkan Balasan